Bulukumba,PINISINews.com _ 14 April 2026. Kondisi jalan di Dusun Samaturu’e, Desa Taccorong, sebagai akses utama menuju TPU Taccorong, kini rusak parah dan berdebu. Kerusakan terjadi sepanjang jalur dari SD 230 Palambarae hingga MIS Panggala, dengan kondisi jalan berlubang, berdebu saat kering, serta berlumpur saat hujan.
Kondisi ini turut mengganggu proses pengantaran jenazah ke TPU yang seharusnya berlangsung dengan layak dan penuh penghormatan.
Di sejumlah titik, kerusakan jalan yang sangat parah bahkan tidak dapat dilalui kendaraan, sehingga berdampak langsung pada aktivitas pertanian. Akses petani menuju sawah menjadi sulit untuk dilalui dan menghambat kegiatan masyarakat.
Keluhan Warga yang Terus Berulang
Salah satu warga setempat, Yoga Jatro, menyampaikan bahwa persoalan ini bukanlah hal baru. Keluhan masyarakat telah berulang kali disampaikan, bahkan telah ramai dibicarakan di media sosial, namun hingga saat ini belum ada tindakan nyata dari pemerintah.
“Sudah berkali-kali warga mengeluh dan menyuarakan kondisi ini, termasuk di media sosial. Tapi sampai hari ini belum ada tindakan nyata. Ini yang kami sesalkan,” ujarnya.
TPU Taccorong sebagai Aset PAD
Yoga Jatro juga mengungkapkan bahwa TPU Taccorong merupakan bagian dari aset daerah yang memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan kisaran sekitar 2 hingga 3 juta rupiah per tahun.
“Setiap tahun ada pemasukan dari TPU ini sekitar 2 sampai 3 juta rupiah. Artinya, ini aset daerah yang aktif. Tapi sangat disayangkan, akses menuju lokasi justru dibiarkan rusak,” lanjutnya.
Jelang Idul Adha, Ziarah Akan Meningkat
Dalam waktu dekat, masyarakat akan menghadapi momentum Hari Raya Idul Adha, di mana tradisi ziarah makam biasanya meningkat. Kondisi jalan yang rusak tentu akan semakin menyulitkan masyarakat yang hendak berziarah.
“Tidak lama lagi Idul Adha. Banyak keluarga akan berziarah ke makam. Kalau jalannya seperti ini, tentu sangat menghambat. Ini harus segera direspons oleh pemerintah daerah,” tambahnya.
Manfaat Perbaikan Jalan bagi Berbagai Sektor
Perbaikan jalan menuju TPU Taccorong dinilai tidak hanya berdampak pada kelancaran akses, tetapi juga memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Dari sisi sosial, akses yang baik akan mempermudah proses pengantaran jenazah dan aktivitas ziarah secara layak dan aman. Dari sektor pertanian, perbaikan jalan akan membantu petani dalam mengangkut hasil panen, menekan biaya distribusi, serta meningkatkan nilai jual hasil pertanian. Sementara itu, dari sektor pendidikan, jalan yang layak akan mempermudah akses pelajar menuju sekolah dan meningkatkan keselamatan dalam perjalanan.
“Kalau jalannya bagus, bukan hanya ke TPU yang lancar, tapi juga aktivitas pertanian dan pendidikan masyarakat ikut terbantu,” jelas Yoga Jatro.
Desakan kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba
Masyarakat Desa Taccorong secara tegas mendesak Pemerintah Kabupaten Bulukumba untuk segera mengambil langkah konkret dalam memperbaiki jalan tersebut.
“Kami mendesak Pemerintah Kabupaten Bulukumba untuk segera turun tangan dan memastikan perbaikan jalan ini dilakukan. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi menyangkut banyak aspek kehidupan masyarakat,” tegas Yoga Jatro.
Peringatan Keras dan Ancaman Aksi
Sebagai bentuk keseriusan, warga juga memberikan peringatan keras kepada pemerintah. Jika dalam waktu dekat tidak ada kejelasan dan tindakan nyata, masyarakat menyatakan siap melakukan aksi penutupan jalan hingga ada kepastian perbaikan.
“Jika tidak ada tindakan nyata, maka kami akan melakukan aksi penutupan jalan sampai ada kejelasan,” tegasnya.
Penutup
Kelayakan akses jalan bukan sekadar persoalan fisik, melainkan cerminan kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat. Jalan menuju TPU Taccorong adalah bagian dari penghormatan terakhir, sekaligus urat nadi aktivitas sosial, ekonomi, dan pendidikan warga. Sudah saatnya Pemerintah Kabupaten Bulukumba menjawab kebutuhan ini dengan langkah nyata, terukur, dan segera.
















