Pasar Tanete Kian Memprihatinkan, Warga Minta Pemerintah dan APH Segera Bertindak

banner 120x600
banner 468x60

Pinisinews.com _ Kondisi Pasar Tanete, Kabupaten Bulukumba, kembali menjadi sorotan masyarakat. Tumpukan sampah yang menggunung di area pasar menciptakan pemandangan yang kumuh, kotor, dan tidak nyaman bagi para pedagang maupun pengunjung. Persoalan ini bukanlah yang pertama kali dikeluhkan warga, namun hingga kini belum terlihat solusi yang mampu mengatasi masalah tersebut secara menyeluruh,28 Juni 2026.

Padahal, anggaran pembangunan pasar telah digelontorkan oleh pemerintah dengan harapan dapat menghadirkan fasilitas yang lebih baik, tertata, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Namun realitas di lapangan menunjukkan kondisi yang jauh dari harapan.

banner 325x300

Sejumlah titik di kawasan pasar justru dijadikan tempat pembuangan sampah, sehingga mengganggu aktivitas ekonomi dan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan lingkungan.

Suandi Bali, salah seorang pemuda Bulukumba, mengaku kecewa melihat kondisi Pasar Tanete yang semakin memprihatinkan. Menurutnya, pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan instansi terkait.

“Sangat disayangkan. Anggaran pembangunan sudah ada, tetapi kondisi pasar masih terlihat jorok dan dipenuhi sampah. Ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga menyangkut kenyamanan masyarakat dan citra daerah. Kami meminta APH, dinas terkait, serta DPRD Bulukumba untuk turun langsung melihat kondisi di lapangan dan mencari solusi nyata agar masalah ini tidak terus berulang,” ujar Suandi Bali.

Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret, mulai dari penataan sistem pengelolaan sampah, penyediaan sarana kebersihan yang memadai, hingga pengawasan yang berkelanjutan. Pasar yang bersih dan tertata tidak hanya menciptakan lingkungan yang sehat, tetapi juga dapat meningkatkan aktivitas ekonomi dan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan fasilitas publik.

Kini masyarakat menunggu keseriusan pemerintah, DPRD, dan aparat terkait untuk menjawab keluhan yang selama ini terus disuarakan. Jangan sampai pasar yang dibangun dengan anggaran besar justru kehilangan fungsi dan kenyamanannya akibat persoalan kebersihan yang tak kunjung terselesaikan.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *