BULUKUMBA,PINISINEWS.COM — Kegiatan Jambore Pelayanan Publik Kecamatan Kajang yang berlangsung pada Rabu, 7 Oktober hingga Kamis, 8 Oktober 2026, mendapat apresiasi dari kalangan pemuda Bulukumba.
Kegiatan tersebut dinilai menjadi momentum positif dalam memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Jambore pelayanan publik juga diharapkan mampu menjadi ruang untuk memperkenalkan berbagai inovasi pelayanan serta membuka komunikasi yang lebih luas antara pemerintah dan masyarakat.
Suandi Bali selaku Pemuda Bulukumba menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Jambore Pelayanan Publik Kecamatan Kajang.
Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk terus dilaksanakan karena pelayanan publik merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Kami mengapresiasi pelaksanaan Jambore Pelayanan Publik Kecamatan Kajang. Kegiatan ini sangat positif karena menjadi ruang untuk memperkuat pelayanan sekaligus mendengar langsung kebutuhan dan aspirasi masyarakat,” ujar Suandi Bali.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di Kecamatan Kajang.
Suandi juga mendorong agar berbagai inovasi dan program yang diperkenalkan dalam jambore dapat terus dikembangkan dan diterapkan secara berkelanjutan.
“Harapan kami, setelah jambore ini pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, mudah, transparan dan responsif. Masyarakat harus merasakan langsung manfaat dari setiap inovasi pelayanan yang dilakukan pemerintah,” katanya.
Lebih lanjut, Suandi menilai keterlibatan masyarakat dalam mengawasi dan memberikan masukan terhadap pelayanan publik juga sangat penting. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, masyarakat dan pemuda menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik.
Dorong Pelayanan Publik Berkelanjutan
Pelaksanaan Jambore Pelayanan Publik Kecamatan Kajang diharapkan tidak berhenti pada rangkaian kegiatan selama dua hari, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat evaluasi dan peningkatan pelayanan secara berkelanjutan.
Menurut Suandi, keberhasilan pelayanan publik dapat dilihat dari sejauh mana masyarakat memperoleh layanan yang mudah diakses, cepat, transparan, ramah, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, setiap inovasi yang lahir dari kegiatan jambore perlu ditindaklanjuti dengan program nyata serta evaluasi secara berkala.
Ia juga mengajak generasi muda Bulukumba untuk ikut mengambil bagian dalam memberikan kritik, saran, dan gagasan konstruktif terhadap penyelenggaraan pelayanan publik.
“Pemuda jangan hanya menjadi penonton. Kita harus ikut memberikan ide dan masukan agar pelayanan publik di Bulukumba semakin baik. Pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat, sementara masyarakat membutuhkan pelayanan yang berkualitas,” tutur Suandi.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan pemuda, Jambore Pelayanan Publik Kecamatan Kajang diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk membangun budaya pelayanan yang lebih terbuka, inovatif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pelayanan publik bukan sekadar kewajiban administratif pemerintah, melainkan bentuk tanggung jawab dalam memenuhi hak masyarakat dan membangun kepercayaan publik. Ke depan, konsistensi dalam meningkatkan kualitas pelayanan menjadi hal penting agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh seluruh masyarakat Kecamatan Kajang dan Kabupaten Bulukumba secara umum.

















