Bulukumba,Pinisinews.com– Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr. Sila H. Pulungan, mendapat sambutan hangat dan penghormatan istimewa dari masyarakat adat Ammatoa Kajang saat melakukan kunjungan ke kawasan adat Tana Toa, Kabupaten Bulukumba,Jumat 05 Juni 2026
Dalam kesempatan tersebut, Kajati Sulsel dianugerahi gelar kehormatan adat sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan komitmennya dalam menegakkan hukum serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.
Prosesi penyambutan berlangsung khidmat sesuai tradisi masyarakat adat Kajang. Kajati Sulsel bersama rombongan mengenakan pakaian serba hitam khas Kajang dan mengikuti seluruh rangkaian adat yang telah diwariskan secara turun-temurun. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Ammatoa beserta tokoh adat dan masyarakat setempat.
Menerima penghormatan tersebut, Dr. Sila H. Pulungan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada Ammatoa dan seluruh masyarakat adat Kajang. Menurutnya, gelar adat yang diberikan bukan hanya sebuah kehormatan pribadi, tetapi juga amanah besar yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
“Gelar adat ini merupakan sebuah kehormatan dan amanah yang luar biasa bagi saya pribadi maupun institusi. Melalui silaturahmi ini, saya memohon doa restu dari Ammatoa dan seluruh masyarakat adat Kajang agar senantiasa diberikan kekuatan, kebijaksanaan, dan kelancaran dalam memimpin Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan,” ujar Sila H. Pulungan.
Selama berada di kawasan adat, Kajati Sulsel dan rombongan turut menyusuri perkampungan adat dengan berjalan kaki tanpa alas kaki, mengikuti tradisi yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Ammatoa Kajang.
Kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga yang mencerminkan penghormatan terhadap nilai-nilai kearifan lokal, kesederhanaan, serta pelestarian budaya yang masih terjaga dengan baik hingga saat ini.
Kunjungan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara institusi penegak hukum dengan masyarakat adat. Sinergi yang terbangun diharapkan dapat memperkuat upaya menjaga ketertiban, keadilan, serta pelestarian budaya sebagai bagian dari kekayaan bangsa.
Penganugerahan gelar kehormatan adat kepada Kajati Sulsel menjadi simbol penghargaan masyarakat adat Kajang terhadap sosok pemimpin yang dinilai memiliki komitmen dalam mengedepankan nilai keadilan, kebijaksanaan, dan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas negara.
Suandi Bali, Pemuda Kajang, menyambut baik kunjungan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan ke kawasan adat Tana Toa Kajang.
Menurutnya, penganugerahan gelar kehormatan adat kepada Kajati Sulsel merupakan bentuk penghargaan masyarakat adat terhadap pemimpin yang dinilai mampu mengedepankan nilai keadilan dan menjunjung tinggi kearifan lokal.
“Kami sebagai pemuda Kajang merasa bangga dan mengapresiasi kehadiran langsung Bapak Kajati Sulsel di Tanah Ammatoa. Ini menunjukkan bahwa lembaga penegak hukum tidak hanya hadir dalam aspek penegakan aturan, tetapi juga menghormati budaya dan nilai-nilai adat yang telah diwariskan oleh leluhur kami,” ujar Suandi Bali.
Suandi juga berharap kunjungan tersebut menjadi momentum bagi berbagai pihak untuk semakin mengenal dan melestarikan nilai-nilai budaya Ammatoa Kajang yang selama ini dikenal dengan prinsip kesederhanaan, kejujuran, dan penghormatan terhadap alam.

















