RSUD H. Andi Sulthan Dg Radja Berikan Edukasi Manasik Kesehatan bagi Calon Jemaah Haji 2027

banner 120x600
banner 468x60

BULUKUMBA,PINISINEWS.COM— RSUD H. Andi Sulthan Dg Radja Bulukumba turut memberikan edukasi manasik kesehatan haji kepada Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Bulukumba yang sedang menjalani rangkaian pemeriksaan kesehatan untuk persiapan keberangkatan tahun 2027.

Pemeriksaan kesehatan lanjutan bagi CJH Kabupaten Bulukumba dilaksanakan mulai 5 hingga 16 Oktober 2026 di RSUD H. Andi Sulthan Dg Radja Bulukumba. Selain mendapatkan pelayanan pemeriksaan medis, para calon jemaah juga memperoleh pembekalan melalui manasik kesehatan haji yang diberikan oleh tim kesehatan yang telah dipersiapkan pihak rumah sakit.

banner 325x300

Pada Rabu, 7 Oktober 2026, manasik kesehatan disampaikan oleh Hj. Erwa Nurwaji, S.Kep.Ns. Dalam kegiatan tersebut, CJH mendapatkan berbagai informasi penting mengenai cara menjaga kebugaran fisik selama pelaksanaan ibadah haji, pencegahan penyakit, serta pengelolaan penyakit penyerta atau komorbid yang mungkin dialami jemaah.

Materi juga mencakup pencegahan berbagai gangguan kesehatan yang rentan dialami jemaah selama berada di Tanah Suci, seperti dehidrasi, kelelahan, infeksi saluran pernapasan, hingga heat stroke atau sengatan panas. Para jemaah juga diingatkan untuk menjaga asupan cairan, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, beristirahat cukup, serta mengenali tanda-tanda gangguan kesehatan sejak dini.

Calon jemaah haji menunjukkan antusiasme yang tinggi selama mengikuti manasik kesehatan. Pembekalan tersebut dinilai sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan dan kesiapan kepada jemaah dalam menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah di Arab Saudi.

Salah seorang CJH asal Kecamatan Ujung Loe, Drs. Asdar, menyampaikan apresiasinya atas tambahan pelayanan yang diberikan RSUD H. Andi Sulthan Dg Radja Bulukumba.

“Kami merasa terbantu dengan adanya manasik kesehatan ini. Kami mendapatkan informasi yang lebih mendalam mengenai kondisi yang mungkin dihadapi ketika berada di Arab Saudi serta bagaimana cara mengantisipasinya,” ungkapnya.

Menurutnya, edukasi kesehatan yang diberikan rumah sakit turut memberikan rasa percaya diri bagi calon jemaah. Informasi yang diperoleh membuat jemaah lebih memahami pentingnya mempersiapkan kondisi fisik dan kesehatan sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Di tempat yang sama, Humas RSUD H. Andi Sulthan Dg Radja Bulukumba, Maksum Tantu, menyampaikan bahwa manasik kesehatan merupakan bagian penting dalam mempersiapkan jemaah agar mampu menjalankan ibadah dengan aman, sehat, dan optimal.

“Manasik kesehatan ini memberikan pemahaman kepada calon jemaah mengenai cara menjaga daya tahan tubuh, mengenali gejala penyakit, menjaga hidrasi dan nutrisi, serta mengantisipasi kondisi kesehatan yang dapat terjadi selama berada di Tanah Suci,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembekalan kesehatan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran medis para calon jemaah, sehingga mereka dapat lebih siap menghadapi perubahan cuaca, aktivitas fisik yang padat, serta kondisi lingkungan selama pelaksanaan ibadah haji.

“Harapannya, calon jemaah tidak hanya siap secara spiritual, tetapi juga siap secara fisik dan kesehatan. Dengan kondisi kesehatan yang terjaga, jemaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lebih aman, nyaman, dan khusyuk,” tutupnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *