Prestasi Bulukumba Ternoda, Suandi Bali Desak Pengurus Orado Transparan Soal Dana Hadiah

banner 120x600
banner 468x60

BULUKUMBA,PINISINews.com – Di balik euforia kemenangan atlet Sulawesi Selatan pada ajang Kejurnas Domino Orado 2026, sebuah isu miring kini mencuat ke permukaan. Prestasi gemilang yang ditorehkan oleh perwakilan atlet Orado Bulukumba justru dibayangi oleh dugaan ketidakadilan dalam pembagian bonus atau hadiah bagi para jawara.

Sorotan Tajam Suandi Bali
Aktivis lokal, Suandi Bali, angkat bicara menanggapi kabar simpang siur mengenai nasib para atlet. Berdasarkan informasi yang dihimpun, hadiah untuk juara pertama dalam ajang bergengsi tersebut disebut-sebut mencapai angka Rp130 juta. Namun, fakta di lapangan menunjukkan hal yang kontras; tiga atlet yang telah bertarung habis-habisan dilaporkan hanya menerima masing-masing sekitar Rp8 juta.

banner 325x300

Suandi Bali menegaskan bahwa kondisi ini tidak bisa dibiarkan begitu saja karena menyangkut hak dan martabat para pejuang olahraga daerah.

“Perjuangan para atlet di tingkat nasional bukan sekadar hobi, melainkan pengorbanan waktu, tenaga, dan harga diri daerah. Jika benar ada selisih yang begitu mencolok antara hadiah yang dijanjikan dengan yang diterima, maka ini adalah bentuk ‘sabotase’ terhadap mimpi anak muda kita. Kami menuntut transparansi total dari pengurus Orado,” tegas Suandi.

Isak Kecewa dari Pihak Keluarga
Keresahan ini bukan sekadar asumsi publik. Salah satu anggota keluarga atlet yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan rasa kecewa yang mendalam terkait apa yang mereka terima usai turnamen.

“Kami merasa ada yang sangat ganjal. Anak kami berangkat dengan semangat membawa nama wilayah provinsi Sulsel termasuk Bulukumba, menghabiskan biaya pribadi untuk persiapan, namun hasil yang dibawa pulang sangat tidak sebanding dengan informasi hadiah yang kami dengar di awal,” ungkapnya dengan nada getir.

Ia menambahkan bahwa pihak keluarga merasa dirugikan secara moril. “Bukan soal nominal semata, tapi soal kejujuran. Kami merasa ada hak atlet yang terpotong di tengah jalan tanpa penjelasan yang masuk akal. Jangan sampai jerih payah mereka hanya menjadi keuntungan pihak tertentu.”

Mendesak Klarifikasi Resmi
Hingga berita ini diturunkan, desakan agar Pengurus Orado Bulukumba dan pihak terkait memberikan rincian alokasi dana hadiah terus menguat. Transparansi dinilai menjadi satu-satunya cara untuk meredam asumsi liar yang berkembang di tengah masyarakat.

Masyarakat dan pecinta olahraga domino di Bulukumba berharap agar persoalan ini segera tuntas. Tanpa adanya keterbukaan, prestasi nasional yang diraih dengan susah payah ini justru akan tercoreng oleh noda ketidakpercayaan publik terhadap manajemen olahraga di daerah.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *