HmI Cab Bulukumba Soroti Kualitas Proyek ” Drainase di Kindang Ambruk”

banner 120x600
banner 468x60
BULUKUMBA, PINISINEWS.COM  — Pekerjaan drainase pada paket Preservasi Jalan Bontomanai–Kindang (MYC) yang berlokasi di Desa Tamaona, Kecamatan Kindang, Bulukumba, kembali menjadi sorotan. Bangunan drainase yang baru selesai dikerjakan itu runtuh kurang dari 24 jam setelah pembangunannya.
Proyek ini merupakan bagian dari kegiatan yang tercantum dalam kontrak HK.02.01/PPK 1.2 SULSEL/APBN–IJD/2025/04, dengan nilai kontrak sebesar Rp 46,8 miliar sesuai dari papan bicara yang terpasang di wilayah proyek.Pelaksana proyek adalah PT Te’ne Jaya, sedangkan konsultan pengawas terdiri dari PT Indec Internusa KSO, PT Global Profex Sinergy, dan PT Bintang Malta Konsultan.SEKUM HmI Cab. Bulukumba, Isranda Lattol, menilai keruntuhan tersebut menunjukkan buruknya kualitas pengerjaan. Ia mengatakan tidak masuk akal sebuah drainase ambruk dalam waktu singkat jika dikerjakan sesuai spesifikasi teknis.

Ini patut diduga kuat adanya kelalaian serius, bahkan kemungkinan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek,” kata Isranda pada awak media, Senin 2 Februari 2026. 

banner 325x300

Ia menilai masalah tersebut tidak hanya menyangkut teknis pengerjaan, tetapi juga lemahnya pengawasan dari pihak terkait.

Isranda mendesak dinas teknis turun langsung ke lokasi untuk melakukan evaluasi menyeluruh. Ia juga meminta dokumen perencanaan dan anggaran proyek dibuka secara transparan kepada publik.

Selain itu, ia berharap aparat penegak hukum melakukan penyelidikan apabila ditemukan indikasi pelanggaran yang dapat merugikan keuangan negara.

Menurut Isranda, masyarakat Desa Tamaona tidak boleh menjadi korban dari pekerjaan pembangunan yang hanya mengejar formalitas tanpa menjamin kualitas.

Jika persoalan ini tidak ditindaklanjuti secara serius, HmI Cab Bulukumba, siap mengambil langkah advokasi lanjutan,” pungkasnya

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *